H. jackson Brown, Jr.

Hidup tidak menerima agar kita menjadi yang terbaik, tetapi bahwa kita melakukan yang terbaik semampu kita

Dr. M The Carera

orang yang mengeluh tak pernah mendapat kesempatan kemungkinan tak punya keberanian menerima kesempatan.

Meister Eckhart

Adalah orang bijak dan berjiwa besar yang mencintai dirinya dan mencintai orang lain dengan perlakuan yang sama.

........................

Kita hanya bisa sukses jika bersedia menerima yang pahit bersama yang manis.

Orison Swett Marden

Succes is not measured by what a man accomplishes, but by the opposition he has encountered, and the courage with he has maintaned the struggle against overwhelming odds.

Rabu, 08 Agustus 2012

UAS JARKOM SIA201024

1.    Mode yang berlaku pada Jaringan Wireless LAN (WLAN) :
a.    Mode Ad-Hoc
Mode ad-hoc sering disebut sebagai jaringan Peer to Peer kadang disebut juga jaringan Point to Point. Mode ad-hoc memungkinkan hubungan antar komputer pada jaringan WLAN tanpa melalui suatu Access Point. Tidak seperti pada jaringan kabel yang mana jaringan point to point hanya berlangsung antara dua komputer, jaringan point to point pada jaringan wlan dapat dilakukan oleh tiga komputer secara bersama. Semua komputer dapat berhubungan secara langsung dan menggunakan sumber daya yang ada secara bersama. Pada jaringan point to point, masing-masing komputer cukup dipasang kartu wlan dan tidak diperlukan peralatan lain. Pada jaringan ini, hanya dimungkinkan terjadinya hubungan antar komputer dalam kelompokjaringan tersebut dan tidak dapat untuk mengakses jaringan lain kecuali salah satu komputer difungsikan sebagai bridge. Jikajumlah komputer sudah mencapai tiga dan ada komputer lain yang ingin masuk pada jaringan ini, maka biasanya tidak akan berhasil sampai salah satu dari komputer yang ada memutuskan hubungan dengan jaringan. Intinya, pada jaringan point to point wlan hanya diijinkan untuk hubungan antar tiga komputer.
b.    Mode Infrastuktur
Jaringan WLAN yang bekerja pada mode ad-hoc hanya dibatasi untuk hubungan antar tiga komputer. Untuk menghubungkan banyak komputer, jaringan wlan harus dijalankan menggunakan mode infrastruktur. Untuk menyusun jaringan wlan yang bekerja pada mode infrastruktur diperlukan peralatan tambahan berupa wireless access point (WAP) atau disebut secara singkat dengan access point. Access point berlaku seperti hub atau switch pada jaringan kabel, sehingga access point akan menjadi pusat dari jaringan wlan.

2. Power Over Ethernet (POE) mengacu pada infrastruktur kabel yang ada tanpa perubahan apapun dalam kasus terminal berbasis IP dapat mengirimkan sinyal data pada saat yang sama, tetapi juga untuk memberikan catu daya DC peralatan seperti teknologi. Teknologi POE saat menggunakan kabel ethernet biasa untuk mengirimkan sinyal ethernet dan daya DC, integrasi daya dan data pada sistem kabel yang sama dalam memastikan keselamatan yang ada terstruktur kabel sambil menjamin operasi normal dari jaringan yang ada. POE bisa menyimpan banyak sumber daya, dengan standar 802.3af IEEE untuk mendirikan sejumlah besar aplikasi dengan cepat muncul, termasuk titik akses bluetooth, printer jaringan, telepon IP, kamera web, jembatan nirkabel, akses pembaca kartu kendalidan sistem pemantauan.
Ini membawa kita inspirasi yang besar, jika standar tambahan yang diusulkan, kabel   sistem yang terintegrasi yang membawa sinyal akan lebih beragam, proses mempromosikan jaringan akan membuat sistem kabel terintegrasi dengan namanya.

3. Beberapa faktor pengaruh kualitas/performance dari jaringan berbasis Wireless adalah :
•  Kerusakan pada perangkat yang disebabkan oleh adanya sumber tegangan listrik yang kurang syabil, akibat dari penggunaan jaringan tanpa perangkat tambahan seperti penyetabil arus listrik. karena listrik yang di dapat dari PLN cenderung kurang stabil dan ini merupakan salah satu faktor dari  perangkat wireless yang kita gunakan akan cepat rusak. Sehinga akan mempengaruhi jaringan apabila terjadi kerusakan pada wirelesss/radio workstation maupun di rooter  server.
•    Jarak dan ganguan cuaca yang akan menggangu frekuensi 2,4 Mhz menjadi lemah, yang seharusnya mendapatkan signal 80–95 %. Contoh WAN yang akan kita ambil adalah system Rt/Rw net, dimana system ini sudah berkembang di beberapa kawasan di indonesia. Serta beberapa trik untuk merawat dan mengamankan perangkat– perangkat WAN (Wide Area Network).
•    Mati atau tidak berfungsinya komponen pada perangkat wirelessmati atau tidak berfungsinya komponen pendukung perangkat wireless disebabkanoleh ganguan petir (gangguan alam), terjadi dikarenakan factor alam dan petir disaat cuaca hujan dan angin kencang yang menyebabkan perangkat akan terbakar juga pemakaian yang terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala.
Perangkat software, ganguan juga dapat terjadi dari software yang ada di server ataupc client,ganguan ini bisa disebabkan oleh tidak jalannya aplikasi di wireless, konflik IP (Internet Protocol), tidak jalannya proses proxy server pada server, dan masih banyak lagi jenis ganguan software lainnya, solusinya adalah admin harus menguasaistandart server dan client.

4. Karena dengan Wireless Distribution System (WDS) memungkinkan jaringan wireless dikembangkanmenggunakan beberapa Access Point tanpa harus memerlukan backbone kabel jaringan untuk menghubungkan mereka, seperti cara tradisional. Keuntungan yang bisa kelihatan dari wirelessdistribution systemdibanding solusi lainnya adalah bahwa dengan wireless distribution system,header mac address dari paket traffic tidak berubah antar link access point. Tidak seperti pada proses encapsulation misalnya pada komunikasi antar router yang selalu menggunakan macaddress pada hop berikutnya .
perbedanan antara wds mode bridge dengan mode repeater :
Bridge mode : Untuk aplikasi bridge mode, wireless lan biasanya digunakan untuk menghubungkan antar-lan (lan to lan) yang saling terpisah karena jarak antar gedung tidak terlalu jauh (ratusan meter) maka wireless lan dapat sebagai alternative solusi. Konfigurasi jaringan tersebut dilakukan dengan memakai 2 ap, satu sebagai ap dan pasangannya dilakukan sebagai ap clien.
Cara setting sebagai model bridge mode adalah : (1) pilih ap sebagai fungsi bridge, (2) Dua aplikasi yang digunakan sebagai bridge dimaksud harus dikonfigurasi dengan SSID dan channel frekuensi yang sama.
Sedangkan untuk wds mode repater wds dapat di bangun dalam beberapa konfigurasi, point-to-point, point-to-multipoint, dan wds repeater.
5.    Hubungan antara kekuatan daya dari AP yang diterima atau dipancarkan dengan polarisasi yaitu kita harus memperhatikan posoisi ruangan dan kondisi bangunan yang akan kita pasang seperti apa. maksudnya untuk mempermudah pemasangan AP dengan antena pemacar sehingga sinyal yang dihasilakan akan dengan mudah tersebar luas secara merata.

Senin, 28 Mei 2012

Jaringan Komputer

PRAKTEK
Lakukan cabling dengan jenis yang anda pilih, kemudian buatlah rancangan jaringan yang optimal dengan ketentuan sebagai berikut :
Jumlah PC 20 unit yang terletk di 2 ruang yang berbeda. Setiap ruangan mempunyai 10 PC dimana setiap ruangan mempunyai Net Id yang berbeda. Ruang A Net Id = 192.168.1, Ruang B Net Id = 192.168.2


     Gambar rancangan jaringan


      Penjelasan rancangan jaringan
Pada rangkaian jaringan ini berdasarkan pada soal, saya menggunakan jaringan berbasis kabel baik straight atau pun cross over. Kemudian ditambahkan 1 unit router sebagai penghubung dan komunikator (mapper) antara dua Net ID yang berbeda yaitu Net ID di RUANG A : 192.168.1 dan Net ID di RUANG B 192.168.2.
Pada RUANG A, terpasang 10 unit PC dengan nama PC0 s.d PC9 yang dihubungkan satu sama lain meggunakan 2 buah switch dan kabel UTP Fast Ethernet dengan model Straight. Dan kedua switch itu sendiri dihubungkan satu sama lain menggunakan 1 buah kabel UTP Fast Ethernet dengan model Cross.
Setiap PC mulai dari PC0 s.d PC9 menggunakan IP Address 192.168.1.1 s.d 192.168.1.10 dengan Subnet Mask 255.255.255.224. Default Gateway 192.168.1.11
Untuk RUANG B, saya pasang 10 unit PC dengan nama PC11 s/d PC20 yang dihubungkan satu sama lain meggunakan 2 buah switch dan kabel UTP Fast Ethernet dengan model Straight. Dan kedua switch itu sendiri dihubungkan satu sama lain menggunakan 1 buah kabel UTP Fast Ethernet dengan model Cross.
Setiap PC mulai dari PC11 s/d PC20 menggunakan IP Address 192.168.2.1 s.d 192.168.2.10 dengan Subnet Mask 255.255.255.224. Default Gateway 192.168.2.11

Alasan penggunaan Router, Subnetting dan Model Koneksi
Karena dalam rangkain jaringan ini terdapat 20 unit PC yang terletak pada 2 tempat atau ruang yang berbeda dan setiap ruang memiliki Net ID yang berbeda, maka dibutuhkan 1 unit Router untuk menghubungkan dan mengkomunikasikan antara 2 Net ID yang berbeda tersebut.
      Penggunaan Subneting adalah untuk mengoptimalkan kinerja jaringan terutama ketika proses pengiriman       data atau paket.

      Untuk download selengkapnya silahkan klik DOWNLOAD HERE !!






TEORI


1.    Jaringan komputer atau Computer Networking adalah sebuah teknologi yang mampu menghubungkan antar 2 buah komputer atau lebih untuk saling berkomunikasi satu sama lain. Adapun type jaringan itu sendiri di bagi menjadi berbagai macam kriteria yg pembedaannya berdasarkan jarak lingkup dan jangkauan dari sebuah jaringan tersebut.Type-type jaringan tersebut antara lain :
  • PAN (Personal Area Network)
  • LAN (Local Area Network)  Merupakan jaringan milik pribadi, yang biyasanya terdapat dalam sebuah gedung yang cukup luas.
  • MAN (Metropolitan Area Network) Pada dasarnya jaringan MAN ini  merupakan versi LAN namun meiliki ukuran yang lebih besar, yang dapat menjangkau antar gedung (tempat) yang berdekatan. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televise kabel.
  • WAN (Wide Area Network)Jaringan yang mampu mencakup daerah geografis yang luas, juga dapat mencakup sebuah Negara atau benua.
Nah… Dalam membuat sebuah jaringan, tentunya sebuah computer membutuhkan perangkat keras lain atau alat yang mampu menghubungkan ke dalam jaringan tersebut,  LAN Card, umumnya untuk bisa terkoneksi, sebuah computer membutuhkan perangkat tersebut, namun masih ada perangkat lain yang bisa digunakan untuk membuat sebuah jaringan selain dari LAN Card,  seperti : Wireles Card, Infra RED, Bluethooth, Modem dan Wireles LAN. Namu perangkat-perangkat tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.
Kemudian untuk dapat terkoneksi pada sebuah jaringan, sebuah computer selain membutuhkan perangkat jaringan yang disebutkan di atas, komputer tersebut harus mempunyai alamat, atau yang sering kita kinal dengan Alamat IP (IP Address). IP Address ini yang nantinya membuat computer kita dikenali oleh jaringan lain. Pengertian dari IP Address ini adalah sekumpulan nomor unik yang digunakan sebagai Net ID dan Host ID sebuah komputer dalam jaringan sehingga bisa terhubung. Perkembangan IP Address untuk saat ini yang digunakan masih versi 4 dimana pada versi ini, sebuah IP terbagi menjadi 3 kelas yaitu kelas A, B, dan C. Namaun IP Address saat ini sudah hampir habis karena terlalu banyak pengguna jaringan du dunia, sehingga IP Address ini akan berkembang / beralih ke versi 6 dimana pengkodean Alamat IP dibuat sangan kompleks dengan menggunakan heksa desimal. Sehingga memiliki jangkauan yang lebih banyak.

2.   Gambar Sebuah Rangkain Jaringan beriku IP yg di gunakan












IP Address pada kelompok A. 
PC0 : IP Address 192.168.1.1 Subnet Mask 255.255.255.240 Default Gateway 192.168.1.4
PC1 : IP Address 192.168.1.2 Subnet Mask 255.255.255.240 Default Gateway 192.168.1.4
PC2 : IP Address 192.168.1.3 Subnet Mask 255.255.255.240 Default Gateway 192.168.1.4

IP Address pada kelompok B.
PC3 : IP Address 192.168.2.1Subnet Mask 255.255.255. 240 Default Gateway 192.168.2.4
PC4 : IP Address 192.168.2.2 Subnet Mask 255.255.255. 240 Default Gateway 192.168.2.4
PC5 : IP Address 192.168.2.3 Subnet Mask 255.255.255. 240 Default Gateway 192.168.2.4

Router : LAN0/0         : IP Address 192.168.1.4 Subnet Mask 255.255.255.240
   LAN1/0         : IP Address 192.168.2.4 Subnet Mask 255.255.255.240
Karena pada rangakain jaringan ini jumlah PC hanya sedikit, dan terdapat perangkat Router, maka kelas yg digunakan adalah kelas C. karena akan lebih optimal.



3.   Jika kita membangun sebuah jaringan Peer to Peer atau dari satu PC terhubung langsung ke PC lain  tanpa melalui switch, maka pengkabelan yang digunakan adalah model Cross.
Pada model Cross ini salah satu ujung kabel posisi kabelnya disilang, dimana jika yang ujung satu sebagai Transmiter (TX), salah satu computer diposisikan terhubung pada pin sebagai Receiver (RX).
Tapi jika sebuah jaringan terhubung melalui sebuah switch atau semacamnya, maka pengkabelan yang digunakan adalah model Straigth.
 Penggunaan kabel straight yang paling umum adalah sambungan antara PC dan hub/switch.

4.    Kalau di lihat dari jumlah computer sebenarnya yg cocok adalah dengan 2 subnet dan jumlah  persubnet 128 tapi alangkah baiknya dari jumlah 250 komputer mau di jadikan/di pecah  menjadi berapa subnet sesuai dengan jaringan yang akan di pecah missal :
Mau di pecah menjadi 5 subnet karena akan terdiri dari 5 gedung dengan jumlah 250  komputer maka bilangan 5 jika di binnerkan akan menjadi 101, di lihat dari binner 101  jumlah digitnya ada 3 angka sehingga 3 angka tersebut di jadikan binner sejumlah 3 =224=III00000
Maka disubnet masknya menjadi =255.255.255.224
Sehingga dapat dihitung jumlah subnet=2 pangkat 3-2= 6 subnet
Dan jumlah host persubnet = 2 pangkat 5-2= 32 host persubnet
Jadi 2 pangkat 8= 256-224= 32
Jadi 32+32=64,64+32=96,96+32=128,128+32=160
Jadi:
192.168.1.32   s/d   192.168.1.63             subnet ke1
192.168.1.64    s/d   192.168.1.95            subnet ke2      
192.168.1.96    s/d   192.168.1.127          subnet ke3
192.168.1.64    s/d   192.168.1.95            subnet ke4
192.168.1.96     s/d  192.168.1.127          subnet ke5
192.168.1.128    s/d   192.168.1.160        subnet ke6
Maka :
Alamat subnet                               : 192.168.1.32
Alamat host pertama                     : 192.168.1.33  
Alamat host terakhir                      : 192.168.1.159    
      Alamat broadcast                          : 192.168.1.160  

Jumat, 11 Mei 2012

ETIKA PROFESI

PENGERTIAN ETIKA PROFESI
Etika merupakan falsafah moral dan pedoman cara hidup yang benar  dipandang dari sudut agama, budaya, dan susila (Mien Uno)
Etika atau etik sebagai pandangan manusia
dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik (Drs. O.P. Simorangkir)
etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal (Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat)
etika didefinisikan sebagai "the discipline which can act as the performance index or reference for our control system". Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standard yang akan mengatur pergaulan manusia didalam kelompok sosialnya. (Martin [1993]
  
•
•Etika ?
•etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
•
•Sebuah refleksi  kritis dan rasional mengenai nilai dan moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap dan pola perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun kelompok
( Drs. H. Burhanudin Salam ) 
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral
Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. 
•Etika dalam kehidupan keseharian , sesuatu yang tidak bisa dilepaskan. Apalagi dengan perkembangan kehidupan social ekonomi budaya dan  teknologi yang mendorong munculnya gejala-gejala moral yang fenomenal.
•Dalam dunia bisnis/profesinal, etika merupakan prinsip-prinsip moralitas yang mengatur dan menjadi pedoman bagi para pelaku bisnis/profesi.
•Mengingat begitu pentingnya etika, hampir semua profesi yang ada saat ini memiliki kode etika profesi yang dituangkan ke dalam bentuk peraturan tertulis. Tentu saja memiliki sanksi sebagaimana peraturan lainnya bagi pelaku yang dianggap melanggarnya.
 
PENGERTIAN MORALITAS

Moral (Bahasa Latin Moralitas) adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif.
SISTEM NILAI TENTANG BAGAIMANA KITA HARUS HIDUP SECARA BAIK SEBAGAI INDIVIDU (MANUSIA)
MACAM – MACAM ETIKA

•Meta-Etika sebagai suatu jalan menuju konsepsi atas benar atau tidaknya suatu tindakan atau peristiwa. Dalam meta-etika, tindakan atau peristiwa yang dibahas dipelajari berdasarkan hal itu sendiri dan dampak yang dibuatnya.

RELATIVISME ETIS
Kalau Etika merupakan ilmu yang membahas pola – pola aturan tentang nilai – nilai kesusilaan maka tindakan melakukan aturan etika disebut tindakan etik. Sedangkan sifat tindakan tentang pelaksanaan disebut bersifat Etis.
 
NORMA & KAIDAH
Suatu nilai yang mengatur dan memberikan pedoman atau patokan tertentu bagi setiap individu atau masyarakat untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan peraturan yang telah disepakati bersama.
•Ukuran – ukuran yang menjadi pedoman tersebut yakni:
1.perintah, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu oleh karena akibatnya dipandang baik.
2.Larangan, yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat oleh karena akibatnya dipandang tidak baik.
•Dalam pergaulan hidup, norma atau kaedah terbagi dalam:
1.Norma Agama
2.Kesusilaan
3.Kesopanan
4.Hukum
•Dalam aspek kehidupan dapat digolongkan kedalam dua macam kaedah antara lain:
1.Aspek kehidupan pribadi meliputi:
-Kaedah kepercayaan untuk mencapai kesucian hidup pribadi atau kualitas hidup  atau kehidupan yang beriman
-Kehidupan kesusilaan yang tertuju pada kebaikan hidup demi tercapainya kesucian hati nurani yang berakhlak luhur.
•Aspek kehidupan antar pribadi (masyarakat)
-Pleasant leaving together ( norma dalam pergaulan sehari – hari dalam masyarakat).
-Peaceful living together (Kaidah hukum yang tertuju kepada terciptanya ketertiban, kedamaian, keadilan dalam kehidupan bermasyarakat yang penuh dengan kepastian dan ketentraman).
•
ETIKET
•Etiket berasal dari bahasa Perancis yakni Etiquette yang berarti kartu undangan yang digunakan Raja Perancis mengadakan pertemuan resmi.
•Etiket adalah aturan sopan santun yang disetujui masyarakat tertentu dan menjadi norma serta panutan dalam bertingkah laku sebagai anggota masyarakat yang baik dan menyenangkan
PERBEDAAN ETIKA & ETIKET
Etika :
1. niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai pertimbangan niat baik atau buruk sebagai akibatnya.
2. nurani (bathiniah) bagaimana bersikap etis dan baik yang sesungguhnya timbul dari kesadaran dirinya


Etiket : 
1. menetapkan cara, untuk melakukan benar sesuai yang diharapka.

2. formalitas (lahiriyah), tampak dari luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan.


FUNGSI ETIKA,  UNSUR – UNSUR POKOK ETIKA & KESUSILAAN

1. Sarana untuk memperoleh orientasi kritis      berhadapan dengan pelbagai moralitas yang membingungkan.
2. Alat pengawas bagi pikiran dan hati nurani dalam rangka menentukan mana yang baik dan mana yang buruk.


Unsur – unsur Pokok dalam Etika

•Dalam hal berpikir Etis perlu ada 4 hal yang kita perhatikan yakni:
1.- Nilai
2-.- Norma
3.- Situasi
4.- Obyek
5.

 Elemen – elamen Pokok dalam Tingkah Laku Manusia
Kehendak
•Manisfetasi Kehendak
•Tujuan dari Perbuatan


Kesusilaan
Dasar – dasar , prinsip aturan yang lebih baik.
•Adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik dan menghindari dari hal – hal tindakan yang buruk. 



•1. Kriteria perbuatan susila atau pedoman perbuatan susila.
1.> Kehendak yang baik
2.1.> Keputusan akal yang baik
3.1.> Sesuai dengan hakekat atau sifat kemanusiaan



•1.> Rintangan perbuatan susila
1.1.> Rintangan dari luar manusia
a.1.> Ancaman
b.1.> Paksaan
c.1.> Kesengsem
2. Rintangan dari dalam diri manusia
a.1.> Hawa nafsu
b.1.> Baik bersifat jasmani dan rohani.


Macam Etika (baik/buruk)
 

•ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
•ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan. 

Macam Etika (umum/khusus)
•ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogkan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.
•
•ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidankan, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.

Etika Khusus

•Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
•
•Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

Etika Sosial

•Sikap terhadap sesama
•Etika keluarga
•Etika profesi
•Etika politik
•Etika lingkungan
•Etika idiologi

  

ETIKA PROFESI

PENGERTIAN PROFESI
Pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian

Pengertian Profesional

•Orang yang melakukan suatu pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan keahlian.
•Seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menuntut keahlian, sementara orang lain melakukannya sekedar hobby 

Ciri – ciri Profesi
1.> Adanya pengetahuan khusus
•1.> Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi
•1.> Mengabdi pada kepentingan masyarakat
•1.> Ada izin khusus untuk bisa menjalankan suatu profesi
•1.> Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu organisasi profesi


P1rinsip – prinsip Etika Profesi

•1.> Tanggung Jawab
a.1.> Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya
b.1.> Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya
•1.> Keadilan
•1.> Otonomi
•
•

  
Sistem Penilaian Etika

•Titik berat penilaian etika sebagai suatu ilmu, adalah pada perbuatan baik atau jahat, susila atau tidak susila.
•
•Perbuatan atau kelakuan seseorang yang telah menjadi sifat baginya atau telah mendarah daging, itulah yang disebut akhlak atau budi pekerti. Budi tumbuhnya dalam jiwa, bila telah dilahirkan dalam bentuk perbuatan namanya pekerti. Jadi suatu budi pekerti, pangkal penilaiannya adalah dari dalam jiwa; dari semasih berupa angan-angan, cita-cita, niat hati, sampai ia lahir keluar berupa perbuatan nyata.


Pentingnya Etika Profesi

•Ethica is in which can act as the performance index or reference for our control system
•etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik
•sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka inginmemberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya

Selasa, 20 Maret 2012

RANCANGAN CLUSTER COMPUTER BIDANG MULTIMEDIA

RANCANGAN CLUSTER COMPUTER BIDANG MULTIMEDIA

Rancangan Cluster ini meliputi pemilihan topologi jaringan, adapun pemilihan sistem diskless dengan memanfaatkan BOOTROM pada Ethernet, pemilihan dan installasi Operting System (OS) yang dipergunakan, pemilihan perangkat network, pemilihan dan installasi compiler program dan setting terhadap keamanan system yang ada terutama pada system operasi Linux.

1.      Perangkat yang dipergunakan
  • PC                                          : Intel Pentium sebayak 4 buah
  • Memori                                   : 1 GB masing-masing node
  • Harddisk                                 : 300GB untuk master node
  • Network Card (LAN Card)    : 1000 Mbps dengan support PXEBOOT
  • Sistem Operasi                        : SuSE  Linux Enterprise Server (SLES) 9
  • PGI CDK (cluster development kit) versi 6.1
  • Switch Hub 10/100/1000Mbps dan Kabel UTP Cat 5e/6

2.      Instalasi Sistem Operasi
Sistem operasi yang dapat digunakan untuk cluster dapat bervariasi, mulai dari Linux, FreeBSD, Sun OS dll. Pada rancangan ini operating system yang digunakan, yaitu SuSE dengan opsi installasi minimum sebagai berikut:
·         Programming
·         Network

3.      Pemilihan Topologi Jaringan
Untuk perancangan ini kita menggunakan topologi hub maka otomatis topologinya menjadi hubungan peer-to-peer, dimana tiap komputer terhubung interkoneksi satu sama lain. Dalam hubungan dengan menggunakan switch hub, setiap komputer hanya perlu satu network card. Penggunaan switch hub dapat meningkatkan performansi dari cluster karena tiap-tiap komputer terhubung langsung satu sama lain (jarak koneksi = 1).


 4.     Setting  Node Master
Setelah komputer terkoneksi dalam jaringan, langkah berikutnya adalah membangun hubungan jaringan, sehingga memungkinkan setiap komputer pendukung cluster dapat berkomunikasi data satu sama lain.
Pada sistem Cluster ini akan digunakan sistem diskless sehingga kita hanya cukup melakukan installasi OS terhadap 1 server yang bertindak sebagai master node, dimana pada master node ini berfungsi sebagai :
  • DHCP server dengan options support PXEBOOT
  • TFTP server berfungsi untuk melakukan transfer file antara disk – to – disk untuk melakukan booting PXEBOOT
  • NFS server untuk melakukan sharing data terhadap node slave
  • FTP server sebagai file transfer memindahkan data
  • Installasi  PGI CDK untuk aplikasi parallel komputasi
  • Lakukan compilasi kernel bila diperlukan

5.      Setting Node Slave
Selain node master ada juga yang disebut sebagai node slave, dimana node slave ini berfungsi node yang melakukan parallel komputasi. Pada node slave ini tidak memerlukan hardisk, tetapi menggunakan diskless dimana booting terhadap OS dilakukan melalui jaringan yang diambil dari node master.
Komputer pada node slave ini minimal harus memiliki 1 ethernet card yang support melakukan PXEBOOT, sehingga dapat melakukan booting melalui jaringan.

6.      Konfigurasi Hak Akses
Pembatasan hak akses terhadap network dilakukan dengan menggunakan tcpwraper, dimana hak akses di definisikan hanya untuk network tertentu saja, mengapa tidak digunakan iptables atau ipchains untuk pembatasan hak akses tersebut, karena iptables dan ipchains membutuhkan memori dan proses untuk melakukan pembatasan tersebut, sehingga disini digunakan tcpwraper. 
Selain itu juga mematikan service yang benar-benar kita tidak perlukan karena hal ini sangat menyangkut ke pada proses yang ada dimemory, dan menyangkut keamanan dari sistem Cluster.

Teory UAS Arsitektur & Organisasi Komputer

1. Ekskusi Program
Penjelasan dari Ekskusi Program disamping :
  1. Control  Unit mengambil nilai 1940 pada Main Memory dengan alamat 300 diletakan pada CPU register dengan PC Counter berisikan alamat instruksi 300.
  2. Kemudian Control  Unit mengambil data 0003 pada Main Memory dengan alamat 940 diletakkan yang di accumulator dengan PC Counter berisikan alamat instruksi 300.
  3. Control Unit mengambil data 5941 di Main Memory dengan alamat 301 dan diganti (replace) di CPU Register dengan PC Counter berisikan alamat instruksi 301.
  4. Pada Accumulator data 0003 ditambah dengan data 0002 di alamat 941 sehingga jumlah data menjadi 0005 di Accumulator dengan PC Counter beralamatkan instruksi  301.
  5. Kemudian data 2941 di Main Memory dengan alamat 302 oleh CU akan dikirim ke CPU Register PC Counter berisikan alamat instruksi 302.
  6. Setelah itu dari Accumulator oleh CU data 0005 dibawa ke Main Memory ke adress 941 data di replace (diganti) yang sebelumnya 0002 menjadi 0005 dengan PC Counter alamat instruksi 302.
2. Keunggulan RICS (Reduced Instruction Set Computer) & CISC (Complex Instruction Set Computer)
  • RISC keunggulanya dari Komputer RISC memberikan beberapa kelebihan. Karena masing-masing instruksi hanya membutuhkan satu siklus detak untuk eksekusi, maka seluruh program dapat dikerjakan setara dengan kecepatan dari eksekusi instruksi “MULT”. Secara perangkat keras, prosesor RISC tidak terlalu banyak membutuhkan transistor dibandingkan dengan CISC, sehingga menyisakan ruangan untuk register-register serbaguna (general purpose registers). Selain itu, karena semua instruksi dikerjakan dalam waktu yang sama (satu detak), maka dimungkinkan untuk melakukan pipelining. 
  • CISC melaksanakan suatu perintah cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa tercapai dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan beberapa rangkaian operasi. Untuk tujuan contoh kita kali ini, sebuah prosesor CISC sudah dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus, yang kita beri nama MULT. Saat dijalankan, instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2 register yag berbeda, melakukan perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian mengambalikan lagi hasilnya ke register yang benar, jadi instruksi yang dikerjakan cukup satu kali.
3. Teknik Hyper-Threading
Sebutan resmi untuk teknologi Hyper-threading adalah Hyper-Threading Technology yang disingkat dengan sebutan HTT. Teknologi karya Intel ini merupakan pengembangan dari teknologi Super-threading yang sebelumnya pernah diterapkan di prosesor Xeon (prosesor untuk server). Hyper-threading adalah bentuk inovasi teknologi yang lebih maju, yang menggunakan teknologi simultaneous multithreading (SMT), yang kemudian diterapkan pada beberapa varian prosesor Pentium 4, baik yang versi prosesor desktop maupun mobile Teknologi Hyper-threading ini tidak diterapkan di generasi prosesor Pentium M berbasis core, Merom, Conroe dan Woodcrest. Perlu pula diketahui, penggunaan teknologi hyper-treading ini ternyata tidak efisien dalam penggunaan energi. Masalah inilah yang menjadi pertimbangan mengapa teknologi hyper-threading ini tidak diterapkan pada prosesor-prosesor baru berbasis core. Teknologi Hyper-threading sendiri dapat digambarkan sebagai berikut: Sebuah prosesor yang dilengkapi teknologi hyper-threading oleh software ‘Operating system’ dianggap terdiri dari 2 prosesor (2 ‘logical’ processor). Dengan demikian ‘operating system’ dapat bekerja secara simultan di kedua prosesor (‘logical’ prosesor) tersebut. Hal ini mengakibatkan prosesor dapat memproses beberapa pekerjaan (berkas/tugas) sekaligus, sehingga pemrosesan berjalan lebih cepat dan memperpendek waktu kerja. Boleh juga dikatakan, dengan adanya teknologi Hyper-threading ini memungkinkan sebuah prosesor bekerja seperti ‘dual prosesor’, atau prosesor tunggal dibaca seolah-olah menjadi ganda. Hal ini terjadi karena teknologi ini bekerja dengan cara menggandakan (menduplikasi) bagian/seksi tertentu dari prosesor (menyimpan catatan arsitektur prosesor).
4. Symetrical Multiprocessing
Sistem multi prosessor yang sering digunakan adalah model symmetric multiprocessing, dimana setiap prosessor menjalankan sistem operasi yang identik dan komunikasi antar prosesor jika diperlukan. Beberapa sistem menggunakan asymmetric multiprocessing, dimana setiap prosessor mempunyai tugas tetentu. Prosessor master mengontrol sistem, prosessor lain menunggu instruksi master atau mempunyai tugas yang ditentukan oleh master. Skema ini merupakan hubungan master-slave. Prosessor master menjadwal dan mengalokasikan pekerjaan dari prosessor slave. Contoh symmetric multiprocessing adalah sistem UNIX versi Encore’s untuk komputer Multimax Komputer dapat dikonfigurasikan untuk menangani satu lusin prosessor, semua menjalankan UNIX. Keuntungan dari model ini adalah bahwa beberapa proses dapat berjalan pada satu waktu (N proses jika terdapat N CPU) tanpa menyebabkan pengurangan performansi. Sehingga kita dapat mengontrol I/O secara hati-hati untuk menjamin data mendapatkan prosessor yang tepat.
5. Hal yang dapat kita lakukan untuk computer performance improvement.
Seiring dengan banyaknya program/software yang ter install pada komputer kita, maka sering pula merasa kinerja komputer kita menjadi semakin lambat. Hal ini wajar apalagi dengan semakin lamanya penggunaan komputer dengan berbagai program didalamnya yang selalu ditambah tanpa memperhatikan program-program yang sudah ter install. Adappun untuk menghadapi permasalahan seperti itu menurut saya hal yang harus kita lakukan untuk computer performance adalah kita melakukan uddate antivirus seara berkala (rutin) dan membasmi haigean.exe yang ada dalam komputer, meminimalkan kapasaitas memory, Melakukan pembersihan program program atau file temporary secara berkala misal dengan Registry Reviver merupakan teknologi yang paling canggih untuk mendiagnosa, membersihkan dan memperbaiki kesalahan komputer untuk memulihkan kinerja yang optimal dan mempercepat system PC yang lambat. Dan yang perlu diperhatikan lagi yaitu instal lah program aplikasi yang di perlukan saja.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More